Rabu, 20 Februari 2013

Sejarah Rumah Makan Ampera

Sejarah Rumah Makan Ampera


Rumah Makan Ampera Warung Nasi Ampera Khas Sunda yang berpusat dijalan Soekarno Hatta Bandung ini ternyata penuh dengan cerita indah.

PENDAHULUAN
  1. Sejarah
 
Berawal sekitar tahun 1963 di sebuah tempat yang kecil dan sangat tidak representatif di jalan Pungkur Bandung, sekitar terminal Kebon Kalapa bandung (sekarang menjadi ITC Kebon Kalapa), H Tatang Sujani S.Sos dan Hj. St.E Rochaety (Alm) mulai membuka Usaha Warung Nasi Khas Sunda. Masyarakat pada waktu itu menyebutnya dengan nama “Warung Nasi 2 Tak” dengan sajian masakan kha Sunda, bersamaan dengan mulai beroperasinya Terminal Kebon Kalapa Bandung banyak juga masyarakat yang menggemari dan membeli ke “Warung Nasi 2 Tak” ini.

Dengan Motto Murah, Bersih, Nikmat, “Warung nasi 2 Tak” semakin mendapat Kepercayaan dari berbagai lapisan masyarakat, dan seiring dengan berjalannya waktu serta perkembangan situasi politik pada masa itu, maka berubahlah menjadi Warung Nasi Ampera.



Perjalanan panjang tiada henti untuk membangun Warung Nasi Ampera agar dapat memuaskan pelanggan. Dengan semakin ramainya terminal Kebon Kalapa, dari waktu ke waktu maka tak heran semakin banyak pengunjung Warung Nasi Ampera dari berbagai kalangan, baik dari luar Bandung maupun dari masyarakat Bandung sendiri hanya untuk mengisi Perut, sehingga empat kami yang tidak seberapa besar tidak mapu lagi menampung para pengunjung.



Pada Tahun 1984, akhirnya kami membuka cabang pertama di jalan Astana Anyar Bandung yang berjarak kurang lebih 1 (satu) km dari terminal Kebon kalapa. Pada mulanya pelanggan kami mayoritas adalah para supir Angkot dan supir Bis yang singgah untuk makan siang, dengan model geksor tentunya membuat pelanggan dapat menikmati suasana Warung Nasi Ampera menambah lebih akrab.


Pada awal tahun 1994, usaha Warung Nasi Ampera mulai menunjukan perkembangan yang menajubkan dan menjanjikan, seiring perjalanan suka duka yang telah kami alami sejak tahun 1963, maka sudah sepantasnya kami mulai menapaki bisnis warung nasi Ampera ini dengan serius dan profesional. Tahun demi Tahun terus bergulir, kepercayaan masyarakatpun kian meningkat.

Dengan manajemen sederhana kami mulai mengembangkan sayap dengan tidak mengabaikan mutu serta citra rasa khas sunda yang juga merupakan resep para leluhur urang sunda. Warung Nasi Ampera hadir untuk melayani permintaan masyarakat akan masakan Sunda.

Kini Warung Nasi Ampera berpusat di jalan Soekarno Hatta no. 394 Bandung – Jawa Barat dan telah berkembang pesat. Warung nasi Ampera yang kini memiliki lebih dari 50 (Lima Puluh) cabang yang tersebar di Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta, baru baru ini telah di Buka cabang di propinsi Yogyakarta, Semarang dan Palembang.

Cabang Warung Nasi Ampera yang terus berkembang dan telah tersebar di wilayah kota Bandung, Cimahi, padalarang, Sumedang, Garut, tasik malaya, Ciamis, Cirebon, kuningan, Bogor, Tanggerang dan Purwakarta.


Title: Sejarah Rumah Makan Ampera; Written by Unknown; Rating: 5 dari 5